23 Oktober 2012 kemarin adalah
hari ulang tahun gue yang ke 18 [udah tua yaaa gue :”|]. For me, birthday
actually isn’t that special. I used to love birthday, sampai pada akhirnya
tante gue bilang “kenapa kamu senang banget mau ulang tahun? Harusnya itu kamu
sedih, sisa umur kamu di dunia berkurang”, dan sejak saat itulah gue gak begitu
excited lagi kalo ulang tahun.
Tapi tahun ini salah satu ulang
tahun yang paling gila, edan, saraf, gokil, craaaaaaazeeeeeh beut! Subuh-subuh
anak-anak dikosan masuk kamar gue sambil nyanyi ‘happy birthday’, surprise gitu
deh ceritanya. Mereka bawain gue kue ulang tahun, eh tapi bukan kue dink, itu
adalal biskuit oat yang disusun dipiring, kemudian diatasnya terbentuk gugusan
snack pillow yang membentuk letter A (for Athe) dan coklat chacha melingkari
biskuit itu. Ditengah huruf A itu dikasih lilin, lilinnya gedeeeeeee banget,
tinggi bangeeet, gemuk gitu deh lilinnya, eh ternyata itu lilin putih yang
biasa dipake pas mati lampu. Terus gue tiup deh tu lilin yang gemuk dan kemudian
si babiy yang sedang keliling kampung pun lenyap, eh salah maksudnya apinya
yang lenyap. Sederhana kan yaaa? Tapi mereka semua itu unyu. Setelah cerita
biskuit oat bertumpuk itu selesai, akhirnya kamipun makan sahur bersama :’)







